Joint With Us.....!!!

Persaudaraan Suzuki Thunder

<<<<<PANSER>>>>>

Penanganan KARATAN pada Motor akibat hujan dll

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

PANSER Penanganan KARATAN pada Motor akibat hujan dll

Post by TheCaesar on Sat 26 Apr 2008, 04:24

Source: Motor Plus Online

Musim hujan tanpa henti mengguyur, banjir pun sering datang. Bahkan, beberapa wilayah sudah mulai tergenang air. Apalagi kawasan yang dekat bibir pantai yang kita lalui saat touring.

Artinya, mesti lebih perhatian pada motor. Maklum, setelah melewati kubangan atau genangan air laut, kotoran yang nempel bisa dengan cepat menimbulkan karat.

Nah, agar karat nggak merambat atau meluas perlu sentuhan khusus. Terutama pada bagian kolong dan kaki-kaki. Yuk diurut.

REM CAKRAM
Bagian ini termasuk gampang terkena karat. Maklum komponen hampir semua terbuat dari logam. “Kalau korosi sangat bahaya karena akan ngengunci terus. Bisa jadi cilaka,” kata Andy Mulki dari Cahaya Logam di Bates, Ciledug, Tangerang.

Photobucket

Untuk itu Koh An, panggilan akrabnya kasih panduan. “Pegangan kaliper harus sering dibersihkan,” ceritanya. Cara membersihkannya setelah dibuka bisa disemprot angin kompresor.

“Kemudian komponen tadi dioles gemuk putih atau yang tahan panas,” kata pria yang identik dengan rambut beruban ini. Pabrikan juga memberikan gemuk putih pada bagian ini di motor baru sebelum dilempar ke dealer. Hal itu bisa dicek ketika bongkar kaliper saat motor masih baru. Pasti ada sisa grease itu.

KNALPOT
Ini bagian akrab dengan karat jika sering ketemu air yang punya kandungan asam tinggi. Apalagi jika terjadi perubahan drastis dari panas langsung ditimpa air dingin secara tiba-tiba. Korosi makin tinggi jika ketemu air hujan atau air laut.

“Biasanya silencer cepat keropos. Bahannya lebih tipis dibanding header,” terang Bejo, mekanik Cahaya Motor, Malaka, Jakarta Utara yang tinggal dekat air laut.

Cara mengatasinya bisa rutin kasih oli. “Juga rajin dibersihkan saat kena air hujan atau air laut. Jangan dibiarkan sampai lama yang justru akan mempercepat korosi,” terangnya.

TEROMOL BELAKANG
Teromol, terutama per serta baut kampas rem adalah bagian lain yang juga sering ken dampak korosi. “Kalau servis, jangan lupa dibuka. Bersihkan per dan baut sekitar. Olesi juga per pakai grease. Sehingga terhindar dari karat yang bisa bikin rem macet,” terang Hasan Basri, makanik Hasan Motor di Kelapa Dua, Jakarta Barat.

Baut sekitar kaki belakang, seperti as roda dan baut sok juga kudu rajin dikasih pelumas. Kalau kena air laut atau hujan, tapi enggan dibersihkan juga rawan karat. Akibatnya susah dibuka. “Banyak yang jadi slek karena susah dibuka,” tambah Hasan.

BUSHING SWING-ARM
Daerah sambungan atau bushing swing-arm juga rentan. “Jika karatnya dekat dudukan sokbreker, sok bisa patah karena dimakan karat,” beber Koh An.

Selain itu juga akan menimbulkan suara berisik seperti engsel pintu karatan. Karena itu setelah melewati banjir atau air laut harus segera dibersihkan.

Untuk merawatnya hampir sama dengan komponen lain. Cukup mengoleskan oli atau cairan antikarat. Dengan perawatan rutin, arm akan awet dan motor tidak berisik lagi.

ANTIKARAT MURAH MERIAH
Koh An menawarkan cara membuat cairan antikarat yang gampang. Selain itu juga tidak membutuhkan dana besar. “Pokoknya tukang ojek pun bisa bikin,” yakin mekanik yang sudah sangat berpengalaman ini.



Caranya mencampur oli bekas dengan minyak tanah. “Campurannya bisa 70% oli bekas dan 30% minyak tanah. Cara pakainya tinggal oleskan ke bagian motor yang kemungkinan terendam air atau berpotensi karat,” beber mekanik ramah ini.

Membuat campuran seperti ini tentunya jauh lebih murah. Coba bandingkan dengan membeli antikarat atau penetran seperti WD40.

jadi sayangi motor anda dari KARAT.

TheCaesar
CENTENG
CENTENG

Male
Jumlah posting : 71
Age : 36
Job/hobbies : Data Recovery Agent
Registration date : 16.04.08

Lihat profil user http://www.panser.withboards.com

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik