Joint With Us.....!!!

Persaudaraan Suzuki Thunder

<<<<<PANSER>>>>>

Aturan dasar Boncenger's yg baik.

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

PANSER Aturan dasar Boncenger's yg baik.

Post by TheCaesar on Sat 26 Apr 2008, 04:49

Source : motorplus online, berbagai sumber

Sebenarnya duduk berjarak oleh boncenger bikin pengendalian jadi nggak karuan. Pengendara jadi terasa berat. Belum lagi kalau saat melakukan manuver. Jusri Pulubuhu menyatakan dalam berkendara tidak ada hubungan pasangan atau tidak. Lebih diutamakan posisi duduk yang benar. ?Ini untuk keselamatan pengendara juga boncenger,? jelas Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) itu.

Duduk rapat dengan pengendara untuk menjaga keseimbangan dan motor tidak bergeser. ?Dengan menempel ke pengendara, maka titik keseimbangan antara motor dengan pengendara dapat dijaga. Posisi duduk jangan sampai melawan arah pengendara. Ikuti gerak arah pengendara,? tambah pria berkantor di bilangan Pondok Indah, Jakarta Selatan itu lagi.

Kedua lutut juga harus merapat atau menggapit pinggul pengendara. ?Agar pengendara bisa menjaga irama berkendara dengan boncenger,? bilang Anggono Iriawan, Kepala Instruktur Safety Riding, PT Astra Honda Motor (AHM).

Boncenger nggak usah sungkan saat tangan merapat atau merangkul pinggang yang membonceng. Dengan begitu, jika ada gerak mendadak yang dilakukan pengendara bisa diikuti boncenger. ?Kalau sungkan berpegangan atau memeluk pengendara, minimal paha mengapit ke pinggul pengendara,? wanti Jusri lagi.

Tapi ini kurang mendukung ketika terjadi gerakan ke depan atau ke belakang yang mendadak, kemungkinan jepitan gampang lepas, karena tidak didukung pegangan erat dan pengendara mudah kehilangan kestabilan. Jadi, nggak perlu sungkan.



nah..tapi gimana kalo kasusnya gini?????


Memboncengkan cewek, memang asyik. Sayangnya, si makhluk manis suka bikin repot. Cewek lebih suka membonceng dengan posisi miring. Lebih parah lagi, posisi duduknya sengaja menjauh dari pengendara.

Boncenger yang baik wajib seia-sekata dengan penghela motor. Boncenger turut andil dalam menjaga keseimbangan dan keselarasan pengendalian motor. Maka dari itu, cara duduknya yang ideal harus sama dengan pengendara. Lebih baik menghadap ke depan. Biar antisipasinya jeli. Bisa lihat kiri-kanan. Sekalian jadi navigator.

Posisi pun mesti rapat. Ini membuat gerakan pengendara dan yang dibonceng seirama. Miringnya pengendara saat menikung segera bisa diikuti boncenger. Atau, saat pengendara menegakkan atau menundukkan badan, boncenger pun ikut.

Itu tadi posisi ideal. Lain lagi kalau bokin atau istri sampeyan mesti pakai rok saat membonceng. Sehingga duduk mesti menyamping, menghadap ke kiri. Walau begitu, posisi tadi tidak boleh mengganggu pengendalian pengendara.

Makanya, posisi duduk miring mesti disesuaikan. Intinya tetap sama, ikut menjaga kestabilan. Jangan condong ke kiri, apalagi ke kanan. Bisa-bisa terjengkang sampeyan.

Duduk miring juga mesti rapet ke pengendara. Pundak boncenger menempel dengan punggung biker. Tangan kanan melingkar di pinggang. Selain demi keamanan, gerakan tubuh jadi seirama. Kalau sama suami atau pacar, ya jangan sungkan. Lagian kan sama-sama enak.

Berikutnya, posisikan kedua kaki menyilang. Kaki kanan di depan yang kiri. Dengan begitu, yang berpijak di footstep adalah kaki kiri. Agar kedudukan pantat tetap, genggamlah behel belakang jok dengan tangan kiri. Dengan begitu setiap manuver pengendara segera diantisipasi. Risiko motor oleng atau pantat lepas dari jok bisa dihindari.


MEMBONCENG OJEK

Tidak selamanya sobat bisa mengantar atau menjemput istri atau pacar sendiri. Kadang pacar terpaksa ngojek. Kalau sudah begini, istri atau pacar mesti dikasih trik membonceng.

Eh, siapa tahu, tukang ojeknya ngelaba. Pura-pura mengerem kaget atau ngegas mendadak. Tahu dong, kayak iklan permen dingin-dingin empuk. Risih dan aneh. Sebab benda itu merupakan very-very private property, kan.

Taktik pertama, sebaiknya memakai celana panjang. Membonceng jadi lebih praktis. Duduk pun lebih aman. Karena kedua kaki menginjak footstep. Enaknya lagi, bisa tengok kiri-kanan memperhatikan lalu-lintas.

Untuk menghindari 'pabrik ASI' mentok, boncenger cewek bisa menaruh benda di antara pengendara dan pembonceng. Misalnya tas atau bawaan lainnya. Tidak ada salahnya, satu tangan menggamit behel di buntut untuk memperkuat posisi duduk. Sementara lengan lainnya tetap mendekap benda perantara.

Dengan cara itu, pengendara iseng pasti gigit jari. Mau berlagak kaget dan ngerem mendadak, dapatnya lengan. Kecele mengharap akselerasi mendadak supaya badan pembonceng mengayun. Wong sudah pegangan behel.

Bila yayang sobat mesti pakai rok dan duduk menyamping, pastikan tubuhnya sedikit membungkuk. Dengan pundak siap menjadi perisai kaleng susu tadi. Dengan begitu Foxy Lady aman dari ulah culas si ojek.


BONCENGER PAKAI ROK MINI

Masalah lain muncul bila rok yang dipakai Foxy Lady sobat berukuran mini. Wah, paha mulusnya bisa jadi tontonan gratis. Belum lagi 'CD'-nya yang mungkin terlihat warnanya.

Solusinya, sarankan ia untuk pakai celana panjang. Setelah sampai tujuan, baru ganti lagi. Bila tidak mungkin, belikan dia rok yang menutupi sampai betis. Tapi, kalau masih ia ngotot untuk pakai rok mini, pakaikan ia bicycle pant (celana ketat buat pembalap sepeda) sebagai pelapis CD.

Lebih sip lagi suruh cewek sobat menutupi celah di dengkul dengan tasnya. Dengan begitu, cuma paha samping yang masih 'terpantau' dari belakang.

Silakan pakai rok panjang. Model begini memang bisa menangkal 'tontonan' gratis. Apalagi posisi duduknya seperti di atas. Tapi kudu ekstra hati-hati. Bila rok tertiup angin, akan berkibar dan bisa menutupi sein atau lampu belakang.

Kerugian lainnya, rok mungkin kotor kecipratan roda. Paling serem, rok tersangkut jari-jari atau sproket. Solusinya, rok mesti diangkat sedikit hingga sebatas betis. Lalu dilipat agar menyempit.

Nah, kalau sobat Foxy Lady mau mencoba strategi di atas, membonceng orang asing, bukan lagi momok. Badan aman, perasaan nyaman dan selamat sampai tujuan.

TheCaesar
CENTENG
CENTENG

Male
Jumlah posting : 71
Age : 36
Job/hobbies : Data Recovery Agent
Registration date : 16.04.08

Lihat profil user http://www.panser.withboards.com

Kembali Ke Atas Go down

PANSER Re: Aturan dasar Boncenger's yg baik.

Post by panser_garis_keras on Sat 26 Apr 2008, 09:16

Posisi boncenger duduk miring sebenernya tidak dianjurkan karena efeknya cukup fatal, foot rest boncenger kiri-kanan, hanya terpakai satu sebelah kiri atau sebelah kanan saja, belum lagi keseimbangan pengendara jadi sangat terganggu, belum lagi posisi kaki si boncenger kadang membahayakan diri sendiri, pengendara motor bahkan pengendara lain, satu lagi yang fatal, bila si boncenger mengayun-ayunkan kaki yang berakibat kaki atau telapak kaki masuk ke dalam jari2 velg belakang, hal ini pernah terjadi dan ane liat sendiri di daerah pancoran, kaki boncenger masuk kedalam jari2 velg ban belakang, sungguh mengenaskan tuk melihatnya, kejadian yang sangat jarang terjadi dan hendaknya boncenger jangan duduk miring, karena sangat berbahaya dan tidak nyaman, kalau seandainya kurang nyaman berboncengan dengan sipengendara dapat disiasati dengan penghalang tas atau tangan, walau hal tersebut juga tidak nyaman bagi pengendara tapi setidaknya lebih aman.

_________________
Bravo Thunder

*Tertib yuk, tertib dijalan tertib bangsaku *
http://groups.yahoo.com/group/panser-milister

panser_garis_keras
OM THUNDER
OM THUNDER

Jumlah posting : 44
Registration date : 16.02.08

Lihat profil user http://club-thunder.com02.com

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik